Untuk membuat sebuah database baru, gunakan perintah CREATE DATABASE:
CREATEDATABASEnama_database;
Setelah membuat database, Anda perlu memilihnya agar dapat mulai membuat tabel dan menyimpan data di dalamnya:
USE nama_database;
2. Membuat Tabel
Setelah memilih database, Anda dapat membuat tabel menggunakan perintah CREATE TABLE. Setiap tabel terdiri dari kolom-kolom dengan tipe data tertentu:
CREATETABLEnama_tabel ( id INT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY, username VARCHAR(50) NOT NULL, email VARCHAR(100) NOT NULL, tanggal_lahir DATE);
id: Kolom ini berfungsi sebagai primary key yang unik untuk setiap record.
AUTO_INCREMENT: Nilai id akan bertambah secara otomatis setiap kali record baru ditambahkan.
username, email: Kolom untuk menyimpan data teks.
tanggal_lahir: Kolom untuk menyimpan data tanggal.
3. Menampilkan Data (SELECT)
Untuk menampilkan data dari tabel, gunakan perintah SELECT. Anda bisa memilih kolom tertentu atau seluruh kolom:
Untuk memilih kolom tertentu:
Anda juga dapat menggunakan klausa WHERE untuk menyeleksi data berdasarkan kondisi tertentu:
4. Menambahkan Data (INSERT)
Untuk menambahkan data ke dalam tabel, gunakan perintah INSERT INTO:
5. Memperbarui Data (UPDATE)
Untuk memperbarui data dalam tabel, gunakan perintah UPDATE. Anda perlu menentukan kolom mana yang akan diperbarui dan kondisinya:
6. Menghapus Data (DELETE)
Untuk menghapus data dari tabel, gunakan perintah DELETE. Hati-hati saat menggunakan perintah ini, karena data yang dihapus tidak bisa dikembalikan:
Jika ingin menghapus semua data dari tabel (tanpa menghapus tabel itu sendiri), gunakan:
Ini adalah dasar-dasar query SQL yang paling sering digunakan untuk mengelola database dalam PHP. Dengan memahami perintah-perintah ini, Anda bisa mulai mengoperasikan database dengan lebih efektif.